by Riz | Jul 24, 2016 | bab3, cerbung
Pergi ke Pasar Malam Somad, Ibu dan Tante berangkat ke pasar malam jam 7 setelah makan malam. Saat mereka keluar rumah, Vani dan Mama juga baru saja terlihat keluar dari rumah mereka di seberang. “Wah bareng keluare, Van.” “Iya ki, Mad. Wes...
by Riz | Jul 10, 2016 | bab3, cerbung
Pasar Malam Tiba-tiba Mama menghampiri mereka berdua, “Siapa yang menang?” “Aku lah, Ma.” “Aku tadi juga menang yo, Mad,” sahut Vani. “Tapi aku lebih banyak.” “Masa sih, coba sini Mama ikut main.” “Dah...
by Riz | Jul 3, 2016 | bab3, cerbung
Seorang Tamu dan Ular Tangga “Tadi Ibu lewat lapangan juga, udah jadi pasar malemnya.” “Oh jadi isa kesana sekarang, Bu?” “Belum bisa, bukanya mulai sore jam 5,” Tante tiba- tiba menyahut. “Apa iya?” Somad mempertanyakan jawaban Tante. “Haruse pasar malem buka pas...
by Riz | Jun 12, 2016 | bab3, cerbung
Tukang Bubur Somad pergi ke rumah Vani siang itu. Dia menceritakan apa yang ditemukannya pagi ini pada Vani. Sebenarnya ia bisa saja memberitahu Vani kalau mereka satu sekolah. Namun mereka berbeda sekolah. Mama Vani memasukkan dia ke TK Bina Ria yang lebih jauh....
by Riz | Jun 5, 2016 | bab3, cerbung
Pasar Malam Hari Sabtu yang cerah. Pagi itu seperti biasa Somad pergi ke sekolahnya dengan berjalan kaki bersama teman-temannya. Saat melewati lapangan, mereka terkejut terdapat beberapa tenda yang sedang dibuat dari terpal. “Wah apa tuh?” “Katane...
by Riz | May 29, 2016 | bab2, cerbung
Sahabat Vani adalah seorang anak perempuan yang periang. Matanya melengkung, kulitnya putih, dan rambutnya panjang berponi. Somad dan kawan-kawannya memanggilnya poniyem karena hal itu. Julukan itu tak masalah buatnya, karena dia memang berponi dan dia bangga dengan...
Recent Comments